Pekerja Pemasang Baliho di Banda Aceh Tewas Setelah Terjatuh dan Tersengat Listrik

Insiden tragis menimpa seorang pekerja pemasang baliho di Banda Aceh, yang menjadi sorotan akibat kecelakaan fatal yang terjadi saat menjalankan tugasnya. Pada Minggu sore, 14 Juni 2026, seorang pria berusia 41 tahun yang tengah melakukan pemasangan baliho di Gampong Lueng Bata ditemukan meninggal dunia setelah tersengat arus listrik. Kejadian ini tidak hanya menggugah perhatian publik, tetapi juga menyoroti risiko pekerjaan yang sering kali diabaikan dalam bidang pemasangan baliho.
Detail Insiden Kecelakaan
Kecelakaan yang merenggut nyawa Ramli, warga Dusun Panglima Dalam, Gampong Labui, Kecamatan Baitussalam, Aceh Besar, terjadi sekitar pukul 16.10 WIB. Korban, yang datang bersama anaknya yang berusia 10 tahun, tiba di lokasi sekitar pukul 14.50 WIB untuk mulai melakukan pekerjaannya.
Tindakan Pekerja Sebelum Kecelakaan
Setelah tiba di lokasi, Ramli segera memanjat rangka besi baliho yang berada di kawasan Jalan Tgk Imum Lueng Bata. Ia berusaha memasang spanduk dengan menggunakan kawat pengikat yang telah disiapkan. Namun, dalam proses tersebut, kecelakaan yang tidak terduga terjadi.
Detail Kecelakaan
Menurut informasi yang diperoleh dari Kapolsek Lueng Bata, AKP Jufri, saat Ramli sedang mengikat spanduk, secara tidak sengaja ia berdiri di dekat kabel induk listrik yang telanjang. Kejadian tragis ini menyebabkan Ramli tersengat listrik dan terlempar dari ketinggian sekitar empat meter, jatuh ke aspal dengan keras.
Reaksi Anak Korban
Peristiwa tersebut disaksikan langsung oleh anak korban yang berada di lokasi. Menurut keterangan anaknya, setelah terjatuh, Ramli terlihat mengerang kesakitan dan mengeluarkan darah dari hidung serta telinga. Meskipun ada upaya untuk memberikan pertolongan, nyawanya tidak dapat diselamatkan.
Tindakan Setelah Kecelakaan
Setelah menerima laporan mengenai insiden tersebut, pihak kepolisian dari Polsek Lueng Bata segera mendatangi lokasi kejadian. Mereka memasang garis polisi untuk mengamankan area tersebut dan melakukan olah tempat kejadian perkara guna mengumpulkan bukti dan keterangan dari saksi-saksi yang ada.
Proses Identifikasi dan Pemulangan Jenazah
Tim Inafis Polresta Banda Aceh melakukan investigasi untuk memahami lebih lanjut mengenai penyebab kecelakaan tersebut. Namun, pihak keluarga korban menolak untuk melakukan tindakan medis atau visum terhadap jenazah Ramli. Setelah proses identifikasi selesai, jenazahnya dibawa kembali ke rumah duka di Gampong Labui untuk dimakamkan.
Pentingnya Keselamatan Kerja
Insiden tragis ini menyoroti pentingnya penerapan standar keselamatan kerja yang ketat dalam industri pemasangan baliho. Banyak pekerja di lapangan sering kali menghadapi risiko yang tinggi tanpa perlindungan yang memadai, terutama ketika berurusan dengan peralatan listrik. Keselamatan harus menjadi prioritas utama, baik bagi pekerja maupun perusahaan yang mempekerjakan mereka.
- Pekerja perlu dilatih untuk mengenali risiko di lokasi kerja.
- Penerapan peraturan keselamatan yang ketat sangat penting.
- Perusahaan harus menyediakan perlengkapan keselamatan yang memadai.
- Rutin mengadakan pemeriksaan keselamatan di lokasi kerja.
- Mendorong komunikasi terbuka antara pekerja dan manajemen mengenai potensi bahaya.
Kesimpulan
Insiden yang menimpa Ramli adalah pengingat menyedihkan akan risiko yang dihadapi oleh para pekerja pemasang baliho dan pentingnya keselamatan kerja. Dengan meningkatnya kesadaran akan keselamatan di tempat kerja, diharapkan kejadian serupa dapat dihindari di masa depan. Perusahaan dan pihak berwenang perlu bekerja sama untuk memastikan bahwa setiap pekerja dapat menjalankan tugasnya dengan aman.
